Hidup Sehat dan Diet ala Rasulullah


Hidup Sehat dan Diet ala Rasulullah - Sebagai umat islam yang baik dan taat, kita semua hendaknya mengikuti tuntunan yang diajarkan oleh Rasulullah, tak terkecuali dalam hal menjaga badan agar selalu sehat. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh adalah dengan mengelola berat badan agar selalu ideal. Pengelolaan ini sangat penting, mengingat tubuh yang terlalu gemuk bahkan obesitas secara ilmiah memiliki kecenderungan untuk terjangkit beberapa penyakit kronis. Maka, orang yang mempunyai berat badan berlebih, mendekati obesitas, dan obesitas hendaknya segera menurunkan berat badannya. Caranya? Tentu saja menggunakan cara yang sesuai syari’at. Salah satunya adalah dengan melakukan hidup sehat dan diet sehat ala Rasulullah SAW.

Ternyata, sejak dulu rasulullah memiliki keteraturan dalam mengonsumsi makanan sehari-hari sehingga tubuh beliau jauh dari sakit. Selain dengan menunaikan salat dan puasa, beliau juga terbiasa mengonsumsi menu makanan pagi, siang, dan malam secara rutin. beliau juga lebih banyak mengonsumsi makanan yang berasal dari tumbuhan ketimbang makanan yang berasal dari hewan atau daging. Jika pun memang mengonsumsi bagian dari hewan atau daging, beliau memilih bagian lengan. Lebih jelasnya, simak ulasan tentang diet ala Rasulullah berikut ini;

Inilah diet ala Rasulullah yang bisa Anda teladani

Hidup Sehat dan Diet Sehat ala Rasulullah

Pertama, mengonsumsi makanan halal


Untuk menjaga kesehatannya, Rasulullah SAW selalu mengonsumsi makanan yang halal. Perintah tentang makanan yang halal ini tertuang dalam surat Al-baqarah ayat 168. Dalam ayat tersebut dijelaskan tentang kewajiban mengonsumsi makanan yang halal dan perintah untuk menjauhi tipu daya syaitan. Seperti diketahui, minuman haram seperti wine dan minuman memabukkan lainnya secara ilmiah juga terbukti tidak baik untuk orang yang sedang melakukan program menurunkan berat badan.

Makanan halal yang dimaksud di sini juga termasuk makanan yang terhindar dari najis dan bersih. Sekaligus memberi isyarat tentang makanan yang bergizi dan tidak sia-sia. Prinsipnya, semua makanan yang masuk dalam tubuh kita hendaknya memiliki fungsi dan peran yang baik untuk tubuh, bukan hanya sekedar mengenyangkan.

Kedua, makanlah secukupnya


Dalam surat Al A’raf ayat 31 diterangkan bahwa manusia atau kaum muslimin dan muslimat harus mengonsumsi makanan secara tidak berlebihan. Hal ini karena Allah tidak sedang dengan hal-hal yang berlebihan atau yang biasa dikenal dengan bahasa mubazir.

Dalam sebuah hadits riwayat Ibnu Majah, Rasulullah bersabda bahwa wadah yang paling berbahaya bagi manusia adalah perutnya sendiri. Maka beberapa suap yang bisa membuat seorang manusia bisa menegakkan punggungnya adalah cukup. Jika memang terpaksa maka batas maksimumnya adalah sepertiga bagian perut diisi oleh makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga selanjutnya adalah untuk bernafas.

Hadits tersebut jelas sekali menjelaskan bahwa sepertiga dari perut manusia haruslah kosong dan tidak terisi. Tidak perlu penuh apalagi terlalu penuh. Hadits ini juga didukung oleh hadits Nabi yang memberi imbauan untuk berhenti makan sebelum kenyang.

Perintah untuk makan secukupnya ini pada dasarnya juga dapat menghindarkan manusia dari berbagai macam penyakit dan juga sifat rakus.

Ketiga, memakan sayuran


Sudah dijelaskan di awal bahwa Rasulullah lebih senang dengan sayuran dan buah-buahan. Jika harus mengonsumsi daging, Rasulullah akan memilih bagian lengan. Makanan favorit Rasulullah adalah labu. Kita bisa mengolah sayur labu untuk mengikuti diet ala Rasulullah ini. Selain itu, dalam sebuah kesempatan, Rasulullah SAW juga pernah mengonsumsi roti gandum.

Keempat, menu makanan Rasulullah dari pagi hingga malam


Tentu Anda penasaran bukan dengan menu makanan Rasulullah dari pagi hingga malam hari? Berikut menu makanannya untuk Anda

Menu sarapan: Rasulullah biasanya mengonsumsi 7 butir kurma matang dengan segelas air madu (madunya telah dilarutkan dalam air). Menu ini penuh energi dan mampu menghindarkan Anda dari racun.

Menu untuk makan siang ala Rasulullah: khol atau sejenis cuka, cairan ini jika dicampur madu akan terasa manis. Manfaat dari makanan ini adalah menghindarkan manusia dari kolesterol, melancarkan pencernaan, dan mencegah lemah tulang serta kepikunan (Alzheimer).

Menu makan malam ala Rasulullah: sayuran adalah menu favorit malam Rasulullah. Kaitannya dengan hal ini, Sayyidina Umar pernah berpesan bahwa hendaknya perut manusia terisi 10% makanan yang berasal dari hewan, 60% berasal dari biji-bijian, dan 30% sisanya didapatkan dari sayuran dan buah-buahan.

Kelima, tidak tidur usai makan


Rasulullah SAW melakukan banyak kegiatan usai makan, seperti salat, zikir, dan lain sebagainya. Dalam sebuah hadits riwayat Ibnu Sunni, Baihaqi, dan Thabrani disampaikan bahwa memilih tidur usai makan hanya akan membuat hati menjadi keras.

Keenam, olahraga ala Rasulullah


Jika secara ilmiah kita mengenal yoga, maka yoga terbaik dalam islam adalah salat dan zikir. Allah memerintahkan kita untuk melakukan hal tersebut sejatinya untuk mengelola hati kita dan menjauhkan kita dari stres. Seperti diketahui, terlalu banyak penyakit dan ketidakseimbangan yang bisa diakibatkan oleh stres.

Salat yang dimaksud di sini tidak hanya salat lima waktu saja, melainkan salat sunah dan qiyamullail. Seperti yang selalu dilakukan oleh Rasulullah SAW.

Ketujuh, Berpikir positif


Islam mengajarkan seseorang untuk selalu berbaik sangka atau khusnuzan. Dalam kaitannya dengan diet ala Rasulullah ini kita bisa mengambil dan memandang segala sesuatu secara positif. Termasuk untuk melihat kondisi kita dan mensugesti diri untuk memiliki tubuh yang sehat.

Itulah 7 diet ala Rasulullah SAW yang bisa kita teladani. Mudah dan sesuai dengan syari’at.

Semoga bermanfaat
Salam Diet Sehat Cantik - www.dietsehatcantik.com

1 komentar:

Wendi Gunawan mengatakan...

artikel mengenai hidup sehat dan diet ala rasululloh SAW ini sangat berguna dan ini juga telah menambah wawasan yang baru buat saya, terimakasih banyak

Posting Komentar